4 Perbedaan Antara Bank Syariah dan Bank Konvensional

0

Bank syariah selama bertahun – tahun belakangan ini sudah sangat populer sekali dan mampu menarik banyak sekali peminat. Hal tersebut menjadi suatu indikasi bahwa bank ini disambut sekali dalam layanan perbankannya oleh masyarakat di negara kita. Hal ini pun tentunya akan menjadi suatu keuntungan tersendiri untuk para nasabah perbankan, terutama bagi mereka yang saat ini tengah menginginkan sebuah layanan khusus perbankan yang berbasis syariat terkait dengan beragam fasilitas perbankan yang pada nantinya akan digunakan.

Akan tetapi, tidak dapat dipungkiri jika saat ini jumlah masyarakat awam masih banyak yang kurang familier dengan bank tersebut. Bank dengan sistem syariat setidaknya memiliki 4 perbedaan signifikan dengan bank konvensional, berikut akan Kami jelaskan ke empat perbedaan tersebut.

1. Cara Pengolahan Dana

Baik bank syariah maupun bank konvensional tentunya dapat mengelola sejumlah dana, baik itu dana yang berasal dari nasabah atau dana yang dimiliki oleh bank itu sendiri. Faktanya, dana tersebut tentu perlu dikelola sedemikian rupa sehingga nantinya dapat memberikan hasil bagi bank dan juga untuk menutupi berbagai macam biaya operasional yang dikeluarkan oleh bank tertentu. Akan tetapi, di dalam konsep pengelolaan dana ini, ada yang menjadi pembeda antara kedua bank tersebut yang mana dalam bank sistem syariah, dana nasabah yang diterima nantinya berupa titipan atau investasi yang tidak dapat dikelola dalam lini yang sembarangan. Pengelolaan dan juga investasi oleh bank berbasis syariat wajib dilakukan berdasarkan syariat Islam begitu juga dengan instrumen bisnis yang dipilih.

2. Perbedaan di Dalam Membagikan Keuntungan

Perbedaan yang paling tampak terlihat di dalam kedua jenis bank tersebut adalah pada praktiknya, dimana bank berbasis syariah tidak menggunakan atau menerapkan sistem bunga dalam layanan mereka. Bank tersebut tentunya akan dijalankan berdasarkan syariat Islam yang murni dimana penerapan bunga dilarang dan tidak diperbolehkan di dalam bank syariah lalu diganti dengan sistem yang lebih aman yaitu sistem bagi hasil.

3. Perbedaan Dalam Metode Transaksi

Bank akan disesuaikan dengan syariat Islam, transaksi yang nantinya akan terjadi di dalam bank berbasis syariah ini tentunya sangat berbeda dari bank konvensional pada umumnya. Secara khusus, berbagai macam jenis transaksi ini juga ternyata sudah diatur berdasarkan fatwa MUI, antara lain di dalam akad al-Mudharabah atau yang dikenal dengan bagi hasil, al-Musyarakah atau perkongsian, al-Musaqat atau kerja sama tani, al-Ijarah (sewa-menyewa), dan beberapa metode lainnya.

4. Sistem Operasional

Perbedaan lainnya yang tampak kentara adalah mengenai sistem operasional yang biasanya diterapkan oleh bank berbasis syariah. Sangat jelas sekali bahwa bank ini sangat patuh dan mengikuti aturan syariat Islam. Berbagai macam kegiatan – kegiatan operasional yang nantinya akan dijalankan pada bank berbasis syariah ini akan dilakukan sesuai ketentuan yang sudah dikeluarkan oleh fatwa MUI yang diambil berdasarkan ketentuan-ketentuan di dalam syariat Islam.

Share.

About Author

Leave A Reply